Mitos-Mitos Seputar Filsafat
Konon, filsafat itu amat sulit. Sedikit sekali orang yang mampu mempelajarinya. Bahkan, kata orang, jangan terlalu serius belajar filsafat! Bila otak tidak kuat, jangan-jangan kita menjadi gila karenanya! Buat apa mengambil risiko ini, padahal konon filsafat itu sesuatu yang abstrak, jauh dari kehidupan kita sehari-hari?
Hmm, memang ada banyak mitos mengenai filsafat seperti itu. Malahan mitos-mitos itu beredar tidak hanya di kalangan awam. Sebagian agamawan berpandangan, memegang erat-erat kitab suci sebagai pegangan hidup sudah lebih dari cukup, sehingga filsafat yang tidak menjanjikan kebenaran-mutlak tidak diperlukan. Sebagian ilmuwan mengira, mereka berkewajiban untuk melepaskan diri secara total dari filsafat untuk mempertahankan keilmiahan mereka. Sebagian seniman merasa, filsafat tidak akan membantu kita dalam menikmati keindahan. Sebagian usahawan bilang, filsafat hanya membuang waktu karena tidak akan menghasilkan laba.
Dalam buku ini, Stephen Palmquist berusaha mempertanyakan mitos-mitos yang seperti itu. Secara tersirat ia mengatakan, semua orang yang berakal sehat bisa mempelajari filsafat dan bahkan mampu berfilsafat! Dalam beragama ada filsafatnya, dalam bersantap fried chicken pun ada filsafatnya. Begitu pula dalam berilmu, berpolitik, berbahasa, berbisnis, dan lain-lain.
Secara demikian, apakah Palmquist menyarankan agar kita membabat habis segala mitos? Sama sekali tidak. Ia justru menyatakan, ada beberapa mitos yang tidak bisa dilenyapkan. Bahkan, filsafat pun membutuhkan mitos tertentu. Ada banyak mitos yang memiliki potensi yang dahsyat. Apabila dibudidayakan dengan cara sebaik-baiknya, mitos itu bisa memberi hasil positif yang luar biasa. Umpamanya, mitos bahwa “filsafat itu laksana pohon”.
http://staffweb.hkbu.edu.hk/ppp/pf/intro.htm
Selasa, 27 Januari 2015
Mengapa Wanita Sangat Berharga?
Tuhan menciptakan wanita, malaikat datang dan bertanya
“Mengapa begitu lama menciptakan wanita, Tuhan?”
Tuhan menjawab
... “Sudahkah engkau melihat setiap detail yang saya ciptakan untuk wanita?” Lihatlah dua tangannya mampu menjaga banyak anak pada saat bersamaan, punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan, dan semua itu hanya dengan dua tangan“.
Malaikat menjawab dan takjub,
“Hanya dengan dua tangan? tidak mungkin!
Tuhan menjawab,
“Tidakkah kau tahu, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja 18 jam sehari“.
Malaikat mendekat dan mengamati wanita tersebut dan bertanya,
“Tuhan, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh seolah-olah terlalu banyak beban baginya?”
Tuhan menjawab,
“Itu tidak seperti yang kau bayangkan, itu adalah air mata.”
“Untuk apa?“, tanya malaikat.
Tuhan melanjutkan,
“Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan, dan kebanggaan, serta wanita ini mempunyai kekuatan mempesona laki-laki, ini hanya beberapa kemampuan yang dimiliki wanita.
Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri, dia mampu tersenyum saat hatinya menjerit, mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan.
Dia berkorban demi orang yang dicintainya, dia mampu berdiri melawan ketidakadilan, dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang, dia girang dan bersorak saat kawannya tertawa bahagia, dia begitu bahagia mendengar suara kelahiran.
Dia begitu bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian, tapi dia mampu mengatasinya. Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.”
“Cintanya tanpa syarat. Hanya ada satu yang kurang dari wanita, Dia sering LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA
http://newthekifot.blogspot.com/2012/06/r-e-n-u-n-g-n-wanita-sangat-berharga.html
“Mengapa begitu lama menciptakan wanita, Tuhan?”
Tuhan menjawab
... “Sudahkah engkau melihat setiap detail yang saya ciptakan untuk wanita?” Lihatlah dua tangannya mampu menjaga banyak anak pada saat bersamaan, punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan, dan semua itu hanya dengan dua tangan“.
Malaikat menjawab dan takjub,
“Hanya dengan dua tangan? tidak mungkin!
Tuhan menjawab,
“Tidakkah kau tahu, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja 18 jam sehari“.
Malaikat mendekat dan mengamati wanita tersebut dan bertanya,
“Tuhan, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh seolah-olah terlalu banyak beban baginya?”
Tuhan menjawab,
“Itu tidak seperti yang kau bayangkan, itu adalah air mata.”
“Untuk apa?“, tanya malaikat.
Tuhan melanjutkan,
“Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan, dan kebanggaan, serta wanita ini mempunyai kekuatan mempesona laki-laki, ini hanya beberapa kemampuan yang dimiliki wanita.
Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri, dia mampu tersenyum saat hatinya menjerit, mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan.
Dia berkorban demi orang yang dicintainya, dia mampu berdiri melawan ketidakadilan, dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang, dia girang dan bersorak saat kawannya tertawa bahagia, dia begitu bahagia mendengar suara kelahiran.
Dia begitu bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian, tapi dia mampu mengatasinya. Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.”
“Cintanya tanpa syarat. Hanya ada satu yang kurang dari wanita, Dia sering LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA
http://newthekifot.blogspot.com/2012/06/r-e-n-u-n-g-n-wanita-sangat-berharga.html
Hal yang Tidak Diketahui Saat Belajar di Filsafat
weeks ago i got question on filsafat exam. the lecture asked us what thing that we wont know even we have learned it on filsafat. well it took a long time ti think bout it. till now, i haven't found the answer. i think maybe it was heart. because noone know how deep someone's heart. cmiiw. i hope ill get the answer soon :)
Penentu Utama Kebahagiaan
Apasih sebenarnya penentu utama kebahagiaan? untuk saya pribadi, saya merasa bahagia apabila saya bisa selalu bersyukur terhadap apapun yang telah saya punya atau dapat. ya, sesimpel itu. walaupun didalam lubuk hati saya terkadang merasa kurang, sedih, dsb tapi saya merasa cukup dan selalu bersyukur karena Allah telah memberikan segala sesuatu yang terbaik untuk saya. u have ur own happiness and u deserve it :)
Cara Mempelajari Filsafat
Filsafat ialah buah pikiran filosof. Bagaimana cara mempelajarinya ?
ini adalah kata lain bagi bagaimana cara memahaminya. Pertama sekali perlu kiranya diketahui bahwa isi filsafat amat luas. Luasnya itu disebabkan oleh luasnyna objel penelitian (objek materia) filsafat, yaitu yang segala yang ada dan mungkin ada. Sebab lain ialah filsafat merupakan cabang pengetahuan yang tertua, dan sebab yang ketiga adalah pendapat filosof tidak ada yang tidak layak dipelajari, tidak ada filsafat yang ketinggalan jaman.. Lalu, bagaimana menghadapinya ? Dan dari mana memulainya ?
Ada tiga macam metode mempelajari filsafat :
1. Metode sistematis
Berarti pelajar menghadapi karya filsafat. Misalnya mula-mula pelajar menghadapi teori pengetahuan yang terdiri atas beberapa cabang filsafat. Setelah itu ia mempelajari teori hakikat yang merupakan cabang lain. Kemudian ia mempelajari teori nilai dan filsafat nilai.
2. Metode Historis
Digunakan bila para pelajar mempelajari filsafat dengan cara mengikuti sejarahnya, jadi sejarah pemikiran. Ini dilakukan dengan membicarakan tokoh demi tokoh menurut kedudukan dalam sejarah. Mulai dari membicarakan biografinya, teori pengetahuannya, teori hakikat maupun sampai teori nilainya.
3. Metode Kritis
Digunakan oleh mereka yang mempelajari filsafat tingkat intensif. Pelajar haruslah sedikit banyak memiliki pengetahuan filsafat. Pelajar filsafat pada tingkat pascasarjana sebaiknya menggunakan metode ini. Kritik itu mungkin dalam bentuk menentang, dapat juga berupa dukungan terhadap ajaran filsafat yang sedang ia pelajari. Ia mengkritik menggunakan pendapatnya sendiri.
Sumber : Prof. DR. Ahmad Tafsir, Filsafat Ilmu, Rosda, Hal : 20-21.
ini adalah kata lain bagi bagaimana cara memahaminya. Pertama sekali perlu kiranya diketahui bahwa isi filsafat amat luas. Luasnya itu disebabkan oleh luasnyna objel penelitian (objek materia) filsafat, yaitu yang segala yang ada dan mungkin ada. Sebab lain ialah filsafat merupakan cabang pengetahuan yang tertua, dan sebab yang ketiga adalah pendapat filosof tidak ada yang tidak layak dipelajari, tidak ada filsafat yang ketinggalan jaman.. Lalu, bagaimana menghadapinya ? Dan dari mana memulainya ?
Ada tiga macam metode mempelajari filsafat :
1. Metode sistematis
Berarti pelajar menghadapi karya filsafat. Misalnya mula-mula pelajar menghadapi teori pengetahuan yang terdiri atas beberapa cabang filsafat. Setelah itu ia mempelajari teori hakikat yang merupakan cabang lain. Kemudian ia mempelajari teori nilai dan filsafat nilai.
2. Metode Historis
Digunakan bila para pelajar mempelajari filsafat dengan cara mengikuti sejarahnya, jadi sejarah pemikiran. Ini dilakukan dengan membicarakan tokoh demi tokoh menurut kedudukan dalam sejarah. Mulai dari membicarakan biografinya, teori pengetahuannya, teori hakikat maupun sampai teori nilainya.
3. Metode Kritis
Digunakan oleh mereka yang mempelajari filsafat tingkat intensif. Pelajar haruslah sedikit banyak memiliki pengetahuan filsafat. Pelajar filsafat pada tingkat pascasarjana sebaiknya menggunakan metode ini. Kritik itu mungkin dalam bentuk menentang, dapat juga berupa dukungan terhadap ajaran filsafat yang sedang ia pelajari. Ia mengkritik menggunakan pendapatnya sendiri.
Sumber : Prof. DR. Ahmad Tafsir, Filsafat Ilmu, Rosda, Hal : 20-21.
Esensi Sejarah
http://yanuaryani.blogspot.com/2008/10/esensi-sejarah.html
Sejarah memiliki kedalaman makna yang tak terhingga bagi perkembangan pemikiran dan pemahaman akan apapun. Sejarah dapat tertuang dalam simbol, peninggalan-peninggalan berupa catatan, tradisi dan doktrin-doktrin melalui sebuah perkumpulan atau institusi baik resmi maupun tidak resmi. Kemampuan kita memahami masa lalu sangat menentukan kemampuan kita memahami masa kini. Jadi bagaimana kita membedakan kebenaran dari kepercayaan? Bagaimana kita menulis sejarah kita, personal atau kultural untuk menemukan jati diri kita? Bagaimana kita menembus tahun, abad dari penyimpangan sejarah untuk menemukan kebenaran hakiki?
Mengurai kebenaran sejarah adalah suatu hal yang wajib bagi berbagai dunia pengetahuan, namun akan lain halnya jika sejarah yang coba diungkapkan adalah mengenai kebenaran suatu agama. Hal ini masih menjadi polemik, karena kaum fundamentalis dan tekstualis menganggap tabu jika kebenaran yang terungkap jauh dari intepretasi yang selama ini sudah dijabarkan dan mereka yakini berdasarkan teks-teks pakem. Namun bagaimana jika kebenaran akan fakta lama bahkan ribuan tahun lamanya kemudian muncul seiring dengan teori-teori pendukung, dimana keberadaannya dapat menggoyahkan eksistensi keyakinan yang sudah lama kita jalani?
Di era keterbukaan dan kemudahan akses akan informasi, sangat besar kontribusinya dalam memuaskan dahaga kaum progresif dan religius refusenik untuk mencari kebenaran. Karena bagi mereka, mengeksplorasi keragu-raguan dapat merangsang kepercayaan diri dan menyingkirkan agama dari ruang publik bukan saja tidak realistis tetapi juga tidak produktif.
Sejarah memiliki kedalaman makna yang tak terhingga bagi perkembangan pemikiran dan pemahaman akan apapun. Sejarah dapat tertuang dalam simbol, peninggalan-peninggalan berupa catatan, tradisi dan doktrin-doktrin melalui sebuah perkumpulan atau institusi baik resmi maupun tidak resmi. Kemampuan kita memahami masa lalu sangat menentukan kemampuan kita memahami masa kini. Jadi bagaimana kita membedakan kebenaran dari kepercayaan? Bagaimana kita menulis sejarah kita, personal atau kultural untuk menemukan jati diri kita? Bagaimana kita menembus tahun, abad dari penyimpangan sejarah untuk menemukan kebenaran hakiki?
Mengurai kebenaran sejarah adalah suatu hal yang wajib bagi berbagai dunia pengetahuan, namun akan lain halnya jika sejarah yang coba diungkapkan adalah mengenai kebenaran suatu agama. Hal ini masih menjadi polemik, karena kaum fundamentalis dan tekstualis menganggap tabu jika kebenaran yang terungkap jauh dari intepretasi yang selama ini sudah dijabarkan dan mereka yakini berdasarkan teks-teks pakem. Namun bagaimana jika kebenaran akan fakta lama bahkan ribuan tahun lamanya kemudian muncul seiring dengan teori-teori pendukung, dimana keberadaannya dapat menggoyahkan eksistensi keyakinan yang sudah lama kita jalani?
Di era keterbukaan dan kemudahan akses akan informasi, sangat besar kontribusinya dalam memuaskan dahaga kaum progresif dan religius refusenik untuk mencari kebenaran. Karena bagi mereka, mengeksplorasi keragu-raguan dapat merangsang kepercayaan diri dan menyingkirkan agama dari ruang publik bukan saja tidak realistis tetapi juga tidak produktif.
Bila Manusia Hidup Tanpa Budaya
Budaya berperan besar dalam kehidupan kita sehari-hari.banyak hal yg lahir dari budaya,seperti tata tertib,estetika berperilaku misal bagaimana cara menghormati orang tua/yg usianya lebih tua dari kita.
Demikian halnya dgn tata cara makan,sejak nenek moyang kita,kita makan sehari tiga kali.sampai saat ini budaya itu masih berlaku dan kemudian lahir pula ilmu kesehatan.dalam ilmu kesehatan juga di tegaskan paling tidak sehari kita makan 2 kali/3 kali.melalui ilmu kesehatan pula,manusia semacam wajib menyantap makanan yg bervitamin.inipun karena lahir karena budaya.
Semua manusia di jagat raya ini mengatur diri dgan membiasakan berpakain,lahirnya aneka mode juga harus budaya.sebab setiap manusia senang dgn sesuatu yg baru seperti halnya mode busana.Dgn melahirkan aneka macam mode busana,manusia membiaskan diri dgn berpakain.
1.sebagai mode
2.utk kesopanan
3.menghangatkan badan
Manusia di muka bumi ini mendapat peraturan dari agama dan budaya,apa jadinya jika kita hidup tanpa budaya.mungkin saja dunia ini kacau karena tdk adanya budaya.sebab budaya itu lahir sejak manusia munculnya apa yang dinamai manusia ke bumi.jangankan manusia makhluk hidup lainnya juga hidup dgn budaya.karena itu ,sangat apresiasi kepada seniman budayawan dgn masing-masing karyanya yg juga bersumber dari agama telah memberi penerangan kepada umat.melalui para seniman dan budayawan inilah masyarakat menerima aturan main.karya-karyanya bisa saja menjadi acuan dan tolak ukur dalam peri kehidupannya.
Sacara khusus kebudayaan berfungsi:
1.suatu hubungan pedoman antar manusia/kelompok
2.wadah utk menyalurkan perasaan-perasaan dan kehidupan lainnya
3.pembimbing kehidupan manusia
4.pembeda antar manusia dan binatang
5.hidup lebih baik,lebih manusiawi dan berperikemanusiaan
Dari hal diatas bahwa kebudayaan dapat disimpulkan bahwa:
Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan,tindakan dan hasil cipta,rasa karsa dan rasa manusia untuk memenuhi kebutuhan kehidupannya dengan cara belajar,yang semuanya tersusun dalam kehidupan masyarakat.
http://rivalpermana.blogspot.com/
Berubahlah Jika ingin Dianggap
Ada seorang guru yang dianggap pintar dan bijaksana. Ia mampu dalam segala hal, bahkan petunjuk untuk sukses dalam usaha, sembuh dari penyakit dll. semuanya ia bisa dan mampu. Reputasinya sudah nasional. Banyak orang datang meminta nasihat dan petujuk.
Ada seorang bapak yang rajin mengujungi sang guru bijak ini. setiap tahun ia dating. Suatu kesempatan, ia dating dengan pertanyaan yang juga biasa ia ajukan: Apakah Allah ada? Ia berpijir, pasti jawaban akan yang sama diberikan. Karena tidak mungkin ia memberikan jawaban lain, demkian ia berpikir.
Tetapi, setiap kali pertanyaan diajukan, jawaban yang didapatpun berbeda-beda. Kadang-kadang Ya, kadang juga tidak. Kadang ia tidak menjawab. Sang Bapa ini menjadi bingun dibuat sang guru. Mana jawaban yang benar?, demikian katannya dalam hati. Karena mendapat jawaban yang berbeda-beda, ia berkata: apaan ini? Anda terus memberika jawaban yang selalu berbeda setiap kali ditanyakan.
Ada seorang bapak yang rajin mengujungi sang guru bijak ini. setiap tahun ia dating. Suatu kesempatan, ia dating dengan pertanyaan yang juga biasa ia ajukan: Apakah Allah ada? Ia berpijir, pasti jawaban akan yang sama diberikan. Karena tidak mungkin ia memberikan jawaban lain, demkian ia berpikir.
Tetapi, setiap kali pertanyaan diajukan, jawaban yang didapatpun berbeda-beda. Kadang-kadang Ya, kadang juga tidak. Kadang ia tidak menjawab. Sang Bapa ini menjadi bingun dibuat sang guru. Mana jawaban yang benar?, demikian katannya dalam hati. Karena mendapat jawaban yang berbeda-beda, ia berkata: apaan ini? Anda terus memberika jawaban yang selalu berbeda setiap kali ditanyakan.
Kepo Ternyata Ada Manfaatnya loh..
KEPO berasal dari bahasa Hokkien "kaypoh" yang berarti selalu merasa ingin tahu dan penasaran. Ada pula yang menyebutnya sebagai singkatan dari "Knowing Every Particular Object" alias mengetahui segala hal secara spesifik.
Banyak orang menilai kepo sebagai sifat yang amat mengganggu dan membuat risih. Namun, tahukah Anda, beberapa pakar kesehatan dan psikologis justru menemukan manfaat besar dari besarnya rasa penasaran dan selalu ingin mengetahui hal-hal baru.
Anda mungkin pernah mendengar bahwa mengisi teka-teki silang dapat mencegah timbulnya penyakit Alzheimer. Hal ini disebabkan karena mengisi teka-teki silang dapat memunculkan rasa penasaran untuk menemukan jawaban yang tepat. Begitu juga dengan selalu ingin mengulik hal-hal tertentu, pakar kesehatan menyebutnya mampu menstimulasi otak agar tetap kuat.
"Menjaga agar otak tetap distimulasi secara mental merupakan investasi jangka panjang," ujar David Knopman, professor neurologi dari Mayo Clinic Rochester, Minnesota, AS, seperti dilansir Bloomberg.
"Jika seseorang dapat terus aktif dan terstimulasi secara intelektual, ia akan terlindung dari dementia di usia lanjut. Menjaga agar mental tetap aktif sangat baik bagi kesehatan otak Anda," sambungnya.
Rasa penasaran terhadap orang-orang di sekitar dapat membuat kehidupan sosial semakin kaya. Cobalah untuk terlihat lebih antusias dan penasaran dengan apa yang dibicarakan pasangan agar si dia dapat merasa lebih nyaman berbincang dengan Anda. Menunjukkan rasa penasaran dapat menimbulkan kesan Anda sangat memperhatikan apa yang ia bicarakan.
"Orang-orang dengan rasa ingin tahu yang tinggi seringkali dipandang sebagai pendengar yang baik dan senang ngobrol," ungkap Ben Dean, Ph.D, dari University of Pennsylvania, AS, seperti dikutip dari Huffington Post.
"Di tahap awal hubungan, kita cenderung senang membicarakan hobi dan minat masing-masing. Orang-orang yang selalu menunjukkan rasa ingin tahu cenderung membawa keceriaan dalam suatu hubungan".
Sebuah penelitian di tahun 2009 oleh psikolog Todd Kashdan mengungkapkan, orang-orang yang mengalami gejala social anxious (gelisah saat berada di tempat umum) dengan rasa penasaran yang tinggi, cenderung lebih mudah terhindar dari konflik.
Riset yang dimuat dalam Journal of Anxiety Disorders ini menyimpulkan, ada baiknya agar mencari tahu lebih dulu latar belakang lingkungan yang akan dikunjungi atau orang-orang yang akan ditemui. Hal ini berlaku pula bagi orang-orang yang akan kopi darat dengan pasangan kencan yang belum pernah ditemui sebelumnya. Luangkan waktu untuk mengulik akun sosial media milik si dia, agar Anda memiliki informasi mengenai latar belakangnya.
Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Neuron mengungkapkan, manusia lebih mudah memproses informasi dalam otak saat mempelajari hal-hal yang tidak menarik di waktu rasa penasaran sedang memuncak. Kesimpulan ini diambil dari percobaan sederhana dimana seorang mahasiswa diperbolehkan untuk menonton acara televisi favoritnya selama 10 menit di sela-sela jam belajar.
Selain merehatkan pikiran, rupanya cara ini mampu memompa rasa penasaran dan menstimulasi otak lebih besar, walau sebenarnya informasi yang masuk tidak membuatnya tertarik sama sekali. Eksperimen ini menunjukkan hasil, yakni partisipan riset lebih rajin belajar setelah menonton televisi di waktu yang singkat.
Mengapa anak-anak terlihat lebih bahagia ketimbang orang dewasa? Jawabannya ialah anak-anak lebih mudah penasaran dan selalu ingin mengulik hal-hal yang tidak diketahuinya.
Dalam buku terbarunya, "Curious?: Discover the Missing Ingredient to A Fulfilling Life", psikolog Todd Kashdan memaparkan, saat kita merasa penasaran, kita rela meninggalkan rutinitas dan mengambil resiko, walau nantinya akan timbul rasa gelisah dan tidak nyaman.
"Para penjelajah yang selalu merasa penasaran merasa nyaman dengan resiko yang dihadapinya saat mencoba tantangan baru. Alih-alih ngotot untuk menguasai dunianya sendiri, seorang penjelajah akan memandang hidup sebagai misteri yang diungkap, dipelajari, dan dikembangkan," papar Todd.
http://www.aura.co.id/articles/Psikologi/363-5-manfaat-kepo-untuk-kesehatan-dan-mental
Banyak orang menilai kepo sebagai sifat yang amat mengganggu dan membuat risih. Namun, tahukah Anda, beberapa pakar kesehatan dan psikologis justru menemukan manfaat besar dari besarnya rasa penasaran dan selalu ingin mengetahui hal-hal baru.
- Melindungi otak
Anda mungkin pernah mendengar bahwa mengisi teka-teki silang dapat mencegah timbulnya penyakit Alzheimer. Hal ini disebabkan karena mengisi teka-teki silang dapat memunculkan rasa penasaran untuk menemukan jawaban yang tepat. Begitu juga dengan selalu ingin mengulik hal-hal tertentu, pakar kesehatan menyebutnya mampu menstimulasi otak agar tetap kuat.
"Menjaga agar otak tetap distimulasi secara mental merupakan investasi jangka panjang," ujar David Knopman, professor neurologi dari Mayo Clinic Rochester, Minnesota, AS, seperti dilansir Bloomberg.
"Jika seseorang dapat terus aktif dan terstimulasi secara intelektual, ia akan terlindung dari dementia di usia lanjut. Menjaga agar mental tetap aktif sangat baik bagi kesehatan otak Anda," sambungnya.
- Semakin mesra dengan pasangan
Rasa penasaran terhadap orang-orang di sekitar dapat membuat kehidupan sosial semakin kaya. Cobalah untuk terlihat lebih antusias dan penasaran dengan apa yang dibicarakan pasangan agar si dia dapat merasa lebih nyaman berbincang dengan Anda. Menunjukkan rasa penasaran dapat menimbulkan kesan Anda sangat memperhatikan apa yang ia bicarakan.
"Orang-orang dengan rasa ingin tahu yang tinggi seringkali dipandang sebagai pendengar yang baik dan senang ngobrol," ungkap Ben Dean, Ph.D, dari University of Pennsylvania, AS, seperti dikutip dari Huffington Post.
"Di tahap awal hubungan, kita cenderung senang membicarakan hobi dan minat masing-masing. Orang-orang yang selalu menunjukkan rasa ingin tahu cenderung membawa keceriaan dalam suatu hubungan".
- Menghilangkan rasa gelisah
Sebuah penelitian di tahun 2009 oleh psikolog Todd Kashdan mengungkapkan, orang-orang yang mengalami gejala social anxious (gelisah saat berada di tempat umum) dengan rasa penasaran yang tinggi, cenderung lebih mudah terhindar dari konflik.
Riset yang dimuat dalam Journal of Anxiety Disorders ini menyimpulkan, ada baiknya agar mencari tahu lebih dulu latar belakang lingkungan yang akan dikunjungi atau orang-orang yang akan ditemui. Hal ini berlaku pula bagi orang-orang yang akan kopi darat dengan pasangan kencan yang belum pernah ditemui sebelumnya. Luangkan waktu untuk mengulik akun sosial media milik si dia, agar Anda memiliki informasi mengenai latar belakangnya.
- Mempermudah waktu belajar
Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Neuron mengungkapkan, manusia lebih mudah memproses informasi dalam otak saat mempelajari hal-hal yang tidak menarik di waktu rasa penasaran sedang memuncak. Kesimpulan ini diambil dari percobaan sederhana dimana seorang mahasiswa diperbolehkan untuk menonton acara televisi favoritnya selama 10 menit di sela-sela jam belajar.
Selain merehatkan pikiran, rupanya cara ini mampu memompa rasa penasaran dan menstimulasi otak lebih besar, walau sebenarnya informasi yang masuk tidak membuatnya tertarik sama sekali. Eksperimen ini menunjukkan hasil, yakni partisipan riset lebih rajin belajar setelah menonton televisi di waktu yang singkat.
- Lebih bahagia
Mengapa anak-anak terlihat lebih bahagia ketimbang orang dewasa? Jawabannya ialah anak-anak lebih mudah penasaran dan selalu ingin mengulik hal-hal yang tidak diketahuinya.
Dalam buku terbarunya, "Curious?: Discover the Missing Ingredient to A Fulfilling Life", psikolog Todd Kashdan memaparkan, saat kita merasa penasaran, kita rela meninggalkan rutinitas dan mengambil resiko, walau nantinya akan timbul rasa gelisah dan tidak nyaman.
"Para penjelajah yang selalu merasa penasaran merasa nyaman dengan resiko yang dihadapinya saat mencoba tantangan baru. Alih-alih ngotot untuk menguasai dunianya sendiri, seorang penjelajah akan memandang hidup sebagai misteri yang diungkap, dipelajari, dan dikembangkan," papar Todd.
http://www.aura.co.id/articles/Psikologi/363-5-manfaat-kepo-untuk-kesehatan-dan-mental
Awal Mula Filsafat Pendidikan
Filsafat diakui sebagai induk ilmu pengetahuan ( the mother of sciences ) yang mampuh menjawab segala pertanyaan dan permasalahaan. Mulai dari masalah-masalah yang berhubungan dengan alam semesta hingga masalah manusia dengan segala problematika dan kehidupanya.
Diantara permasalahan yang tidak dapat dijawab oleh filsafat adalah permasalahan yang ada dilingkungan pendidikan. Padahal menurut John Dewey, seorang filosof Amerika, filsafat merupakan teori umum dan landasan pertanyaan dan menyelidiki faktor-faktor realita dan pengalaman yang terdapat dalam pengalaman pendidikan
Apa yang dikatakan John Dewey memang benar. Dan karena itu filsafat dan pedidikan memiliki hubungan hakiki dan timbal balik, berdirilah filsafat pendidikan yang berusaha menjawab dan memecahkan persoalal-persoalan pendidikan yang bersifat filosifis dan memerukan jawaban secara filosofis
B. Perkembangan pemikiran filsafat spiritualisme kuno
Jika kita memperhatikan pemikiran orang barat yang membahas filsafat mereka sama sekali lepas dari apa yang dikatakan agama. Bagi mereka titik berat filsafat adalah mencari hikmah. Hikmah itu dicari untuk mengetahui suatu keadaan yang sebenarnya, apa itu, dari mana itu, hendak kemana, dan bagaimana. Namun pertayaan filosofis itu kalau diteruskan, akhirnya akan sampai dan berhenti pada sesuatu yang disebut agama. Baik filosofis Timur maupun barat mereka memiliki pandangan yang sama bila sudah sampai pada pertanyaanya “ bilakah permulaan yang ada ini , dan apakah yang sesuatu yang pertama kali terjadi, apakah yang terakhir sekali bertahan didalam ini” (Rifai, 1994: 67). Akan tetapi mereka akan berusaha.untuk mencari hikmah yang sebenarnya supaya sampai puncak pengetahuan yang tinggi, yaitu Tuhan Yang Maha Mengetahui dan Mahakuasa.
Dari uraian diatas dapat diketahui filsafat mulai berkembang dan berubah fungsi, dari sebagai induk ilmu pengetahuan menjadi semacam pendekatan perekat kebali sebagai ilmu pengetahuan yang telah berkembang pesat dan terpisah satu dengan lainnya. Jadi, jelaslah bagi kita bahwa filsafat berkembang sesuai perputaran zaman. Paling tidak, sejarah filsafat lama membawa manusia untuk mengetahui cerita dalam katagori filsafat spiritualisme kuno. Kira-kira 1200-1000 SM sudah terdapat cerita-cerita lahirnya zarathusthra, dari keluarga sapitama, yang lahir ditepi sebuah sungai, yang ditolong oleh ahura Mazda dalam masa pemerintahaan raja-raja akhamania (550-530 SM)
Diantara permasalahan yang tidak dapat dijawab oleh filsafat adalah permasalahan yang ada dilingkungan pendidikan. Padahal menurut John Dewey, seorang filosof Amerika, filsafat merupakan teori umum dan landasan pertanyaan dan menyelidiki faktor-faktor realita dan pengalaman yang terdapat dalam pengalaman pendidikan
Apa yang dikatakan John Dewey memang benar. Dan karena itu filsafat dan pedidikan memiliki hubungan hakiki dan timbal balik, berdirilah filsafat pendidikan yang berusaha menjawab dan memecahkan persoalal-persoalan pendidikan yang bersifat filosifis dan memerukan jawaban secara filosofis
B. Perkembangan pemikiran filsafat spiritualisme kuno
Jika kita memperhatikan pemikiran orang barat yang membahas filsafat mereka sama sekali lepas dari apa yang dikatakan agama. Bagi mereka titik berat filsafat adalah mencari hikmah. Hikmah itu dicari untuk mengetahui suatu keadaan yang sebenarnya, apa itu, dari mana itu, hendak kemana, dan bagaimana. Namun pertayaan filosofis itu kalau diteruskan, akhirnya akan sampai dan berhenti pada sesuatu yang disebut agama. Baik filosofis Timur maupun barat mereka memiliki pandangan yang sama bila sudah sampai pada pertanyaanya “ bilakah permulaan yang ada ini , dan apakah yang sesuatu yang pertama kali terjadi, apakah yang terakhir sekali bertahan didalam ini” (Rifai, 1994: 67). Akan tetapi mereka akan berusaha.untuk mencari hikmah yang sebenarnya supaya sampai puncak pengetahuan yang tinggi, yaitu Tuhan Yang Maha Mengetahui dan Mahakuasa.
Dari uraian diatas dapat diketahui filsafat mulai berkembang dan berubah fungsi, dari sebagai induk ilmu pengetahuan menjadi semacam pendekatan perekat kebali sebagai ilmu pengetahuan yang telah berkembang pesat dan terpisah satu dengan lainnya. Jadi, jelaslah bagi kita bahwa filsafat berkembang sesuai perputaran zaman. Paling tidak, sejarah filsafat lama membawa manusia untuk mengetahui cerita dalam katagori filsafat spiritualisme kuno. Kira-kira 1200-1000 SM sudah terdapat cerita-cerita lahirnya zarathusthra, dari keluarga sapitama, yang lahir ditepi sebuah sungai, yang ditolong oleh ahura Mazda dalam masa pemerintahaan raja-raja akhamania (550-530 SM)
Kenapa matematika itu sulit?
Bukan sebagai siswa yang pernah menjuarai olimpiade matematika nasional atau internasional. Bukan sebagai ahli pendidikan yang sedang menuliskan apa yang sudah dia pidatokan. Saya hanya menulis ini sebagai siswa/mahasiswa yang belajar matematika dan merasa sangat sulit untuk memahaminya sehingga muncul satu pertanyaan yang khas dan mungkin sudah usang : "mengapa matematika sulit?"
Boleh jadi, puluhan metode mengajar matematika telah tercipta dengan beragam modifikasinya. Boleh jadi, intervensi terhadap guru, materi ajar, dan siswa telah optimal dilakukan agar matematika menjadi "mudah dan menyenangkan" untuk dipelajari. Tapi, ada satu hal yang tidak dapat dirubah dari matematika.
Objek matematika.
Ada satu hal yang tidak dapat dirubah dari matematika, yaitu objek matematika. Karena bukan matematika lagi namanya, jika objeknya sudah diganti. Lalu, apa itu objek matematika?
Satu hal yang pasti. Objek matematika adalah sekumpulan hal yang abstrak. Ya. Abstrak. Cukuplah ini menjadi kata kunci untuk setiap kalimat yang telah kau baca di atas. Objek matematika adalah sekumpulan hal yang abstrak.
Prof. Didi Suryadi -Direktur Pasca Sarjana UPI- dalam kuliahnya pernah menyebutkan bahwa yang membuat matematika dirasa sulit bahkan oleh mahasiswa matematika sendiri adalah karena daya abstraksi yang lemah. Jika melihat fakta bahwa objek matematika adalah sekumpulan hal yang abstrak, maka wajar jika daya abstraksi perlu dimiliki oleh siswa yang belajar matematika.
Pertanyaannya, bagaimana caranya agar daya abstraksi siswa terlatih?
Jawaban atas pertanyaan di atas diperkuat oleh fakta bahwa di semua jenjang pendidikan, dari yang paling rendah hingga yang tinggi, pasti di sana ada matematika sebagai hal yang harus dipelajari dan dikuasai. Setidaknya, itulah yang terjadi di Indonesia. Tapi, kita tidak perlu khawatir. Karena para pemerhati pendidikan matematika di luar negeri pun menghadapi masalah yang sama. Mereka pun bersetuju bahwa objek matematika adalah sekumpulan hal yang abstrak, dan itulah menjadi penyebab sulitnya matematika dipelajari. Sebut saja Mitchelmore dan Paul White yang telah concern pada abstraksi di lebih dari 10 tahun.
Setidaknya ada 4 tahapan, agar siswa terlatih dan memiliki kemampuan mengabstraksi yang mumpuni. Keempat tahapan ini juga adalah hasil kerja keras Mitchelmore dan Paul White. Mereka memulai dari siswa sekolah dasar, kemudian ke sekolah menengah.
Tahap pertama yang harus dilalui oleh siswa adalah apa yang disebut dengan Familiarising. Siswa dibantu untuk memfamiliarkan objek-objek matematis yang sedang dipelajari dengan pengalamannya sehari-hari. Tahap kedua, Recognising. Siswa harus mampu sadar akan adanya kesamaan. Setelah diberikan kejadian-kejadian dalam kehidupan sehari-hari, siswa harus menangkap apa yang menjadi ide pokok kesamaan sehingga kejadian-kejadian itu ada kaitannya dengan objek matematis yang sedang dipelajari. Tahap ketiga, adalah Reifying. Siswa meninjau ulang hal-hal yang menjadi kesamaan ketika berada di tahap 2, sehingga di tahap ini, mereka mampu menggeneralisasi (membuat konsep umum) atas temuan-temuan kesamaan yang mereka dapat. Terakhir adalah Applying. Konsep umum yang mereka terka sebagai hasil generalisasi dari kesamaan-kesamaan di tahap 2, mereka gunakan konsep umum tersebut pada konteks yang lain, yang berbeda, tapi masih terkait dengan konteks objek matematika yang sedang dipelajari.
Maka jika ada yang mengeluh, "Saat ini, belum ada instrumen untuk mengukur apakah seseorang sudah mahir daya abstraknya atau belum." Saya katakan, dengan melewati 4 tahapan ini, maka seseorang sudah memproses daya abstraknya. Abstrak yang berarti decontextualisasi. Absrak dalam arti sebuah proses yang terjadi dalam alam pikiran. Dua pengertian itu, termaktub dengan rapi dalam 4 tahapan yang oleh Mitchelmore dan Paul White disebut sebagai Empirical Abstraction Process.
Semoga, kemampuan abstraksi siswa semakin hari semakin berkembang. Sehingga orang yang mempelajari matematika tidak hanya mendapat hadiah migrain dan pusing kepala. Tapi juga, merasakan betul bahwa matematika adalah jalan tercepat dan termudah untuk mengakses ilmu pengetahuan-ilmu pengetahuan lain di muka bumi ini.
http://m.kompasiana.com/post/read/433486/3/mengapa-matematika-terasa-sangat-sulit.html
Because Math is The King of the Knowledge.
Boleh jadi, puluhan metode mengajar matematika telah tercipta dengan beragam modifikasinya. Boleh jadi, intervensi terhadap guru, materi ajar, dan siswa telah optimal dilakukan agar matematika menjadi "mudah dan menyenangkan" untuk dipelajari. Tapi, ada satu hal yang tidak dapat dirubah dari matematika.
Objek matematika.
Ada satu hal yang tidak dapat dirubah dari matematika, yaitu objek matematika. Karena bukan matematika lagi namanya, jika objeknya sudah diganti. Lalu, apa itu objek matematika?
Satu hal yang pasti. Objek matematika adalah sekumpulan hal yang abstrak. Ya. Abstrak. Cukuplah ini menjadi kata kunci untuk setiap kalimat yang telah kau baca di atas. Objek matematika adalah sekumpulan hal yang abstrak.
Prof. Didi Suryadi -Direktur Pasca Sarjana UPI- dalam kuliahnya pernah menyebutkan bahwa yang membuat matematika dirasa sulit bahkan oleh mahasiswa matematika sendiri adalah karena daya abstraksi yang lemah. Jika melihat fakta bahwa objek matematika adalah sekumpulan hal yang abstrak, maka wajar jika daya abstraksi perlu dimiliki oleh siswa yang belajar matematika.
Pertanyaannya, bagaimana caranya agar daya abstraksi siswa terlatih?
Jawaban atas pertanyaan di atas diperkuat oleh fakta bahwa di semua jenjang pendidikan, dari yang paling rendah hingga yang tinggi, pasti di sana ada matematika sebagai hal yang harus dipelajari dan dikuasai. Setidaknya, itulah yang terjadi di Indonesia. Tapi, kita tidak perlu khawatir. Karena para pemerhati pendidikan matematika di luar negeri pun menghadapi masalah yang sama. Mereka pun bersetuju bahwa objek matematika adalah sekumpulan hal yang abstrak, dan itulah menjadi penyebab sulitnya matematika dipelajari. Sebut saja Mitchelmore dan Paul White yang telah concern pada abstraksi di lebih dari 10 tahun.
Setidaknya ada 4 tahapan, agar siswa terlatih dan memiliki kemampuan mengabstraksi yang mumpuni. Keempat tahapan ini juga adalah hasil kerja keras Mitchelmore dan Paul White. Mereka memulai dari siswa sekolah dasar, kemudian ke sekolah menengah.
Tahap pertama yang harus dilalui oleh siswa adalah apa yang disebut dengan Familiarising. Siswa dibantu untuk memfamiliarkan objek-objek matematis yang sedang dipelajari dengan pengalamannya sehari-hari. Tahap kedua, Recognising. Siswa harus mampu sadar akan adanya kesamaan. Setelah diberikan kejadian-kejadian dalam kehidupan sehari-hari, siswa harus menangkap apa yang menjadi ide pokok kesamaan sehingga kejadian-kejadian itu ada kaitannya dengan objek matematis yang sedang dipelajari. Tahap ketiga, adalah Reifying. Siswa meninjau ulang hal-hal yang menjadi kesamaan ketika berada di tahap 2, sehingga di tahap ini, mereka mampu menggeneralisasi (membuat konsep umum) atas temuan-temuan kesamaan yang mereka dapat. Terakhir adalah Applying. Konsep umum yang mereka terka sebagai hasil generalisasi dari kesamaan-kesamaan di tahap 2, mereka gunakan konsep umum tersebut pada konteks yang lain, yang berbeda, tapi masih terkait dengan konteks objek matematika yang sedang dipelajari.
Maka jika ada yang mengeluh, "Saat ini, belum ada instrumen untuk mengukur apakah seseorang sudah mahir daya abstraknya atau belum." Saya katakan, dengan melewati 4 tahapan ini, maka seseorang sudah memproses daya abstraknya. Abstrak yang berarti decontextualisasi. Absrak dalam arti sebuah proses yang terjadi dalam alam pikiran. Dua pengertian itu, termaktub dengan rapi dalam 4 tahapan yang oleh Mitchelmore dan Paul White disebut sebagai Empirical Abstraction Process.
Semoga, kemampuan abstraksi siswa semakin hari semakin berkembang. Sehingga orang yang mempelajari matematika tidak hanya mendapat hadiah migrain dan pusing kepala. Tapi juga, merasakan betul bahwa matematika adalah jalan tercepat dan termudah untuk mengakses ilmu pengetahuan-ilmu pengetahuan lain di muka bumi ini.
http://m.kompasiana.com/post/read/433486/3/mengapa-matematika-terasa-sangat-sulit.html
Because Math is The King of the Knowledge.
Say No to Fear!
Setiap orang punya rasa takut, karena merupakan bagian dari perasaan seseorang. Tapi, kadarnya berbeda antara seorang dengan yang lainnya. jika takut yang dirasakan berlebihan dan menguasai hidup Anda, itu yang tidak sehat.
Anda harus menemukan cara mengatasi rasa takut, terutama ketakutan yang tidak rasional, dan bisa merugikan, ada beberapa metode untuk mengatasi rasa takut, berdasarkan Methods of Healing
1.Kenali ketakutan Anda
Langkah pertama mengatasi rasa takut cari dulu penyebabnya, apa yang membuat Anda merasakan takut, dan bagaimana perasaan itu menguasai Anda.
Dengan menyadari apa yang menyebabkan ketakutan, hal ini akan membantu Anda mengurangi rasa takut. Sebab, saat berusaha menyadarinya, Cobalah Anda berdialog dengan diri sendiri untuk mencoba mengatasinya.
2.Melawan ketakutan
Bila takut akan sesuatu, salah satu cara terbaik mengatasinya adalah menghadapi dan menantangnya. Jika Anda takut ketinggian, pergilah ke atas sebuah gedung tinggi dan melihat ke bawah. Cara ini membantu Anda mengatasi rasa takut.
Apa Sih AQ itu?
ternyata kecerdasan ada lagi loh selain IQ, EQ, dan SQ. terdapat penelitian baru dimana terdapat AQ. apa sih AQ itu?
Pengertian
Adversity quotient adalah bentuk kecerdasan selain IQ, SQ, dan EQ yang ditujukan untuk mengatasi kesulitan. AQ dapat dipandang sebagai ilmu yang menganalisis kegigihan manusia dalam menghadapi setiap tantangan sehari-harinya. Kebanyakan manusia tidak hanya belajar dari tantangan tetapi mereka bahkan meresponnya untuk memeroleh sesuatu yang lebih baik. AQ juga dapat digunakan untuk menilai sejauh mana seseorang ketika menghadapi masalah rumit. Dengan kata lain AQ dapat digunakan sebagai indikator bagaimana seseorang dapat keluar dari kondisi yang penuh tantangan.
Hakikat Kecerdasan Adversity
Agar dapat bersaing dengan orang-orang, kita harus memiliki sebuah keterampilan lain yang membuat kita berbeda dari orang lain dan mungkin hal ini juga yang dapat menjadi ciri khas dari diri kita. Kemahiran kita dalam kesiapan menghadapi tantangan atau adversity quation adalah salah satu hal yang mendukung kita menjadi sukses. AQ berakar pada bagaimana kita merasakan dan menghubungkan suatu hal dengan tantangannya. Jika seseorang yang memiliki AQ lebih tinggi maka dia cenderung tidak akan menyalahkan orang lain karena dia merasa bahwa kegagalan yang dia lakukan adalah bagian dari kesuksesan yang tertunda dan dia juga merasa bahwa dia siap untuk menghadapi tantangan yang akan ditemukan serta siap untuk menyelesaikan masalah yang akan dia hadapi.
https://personalityirine.wordpress.com/
Pengertian
Adversity quotient adalah bentuk kecerdasan selain IQ, SQ, dan EQ yang ditujukan untuk mengatasi kesulitan. AQ dapat dipandang sebagai ilmu yang menganalisis kegigihan manusia dalam menghadapi setiap tantangan sehari-harinya. Kebanyakan manusia tidak hanya belajar dari tantangan tetapi mereka bahkan meresponnya untuk memeroleh sesuatu yang lebih baik. AQ juga dapat digunakan untuk menilai sejauh mana seseorang ketika menghadapi masalah rumit. Dengan kata lain AQ dapat digunakan sebagai indikator bagaimana seseorang dapat keluar dari kondisi yang penuh tantangan.
Hakikat Kecerdasan Adversity
Agar dapat bersaing dengan orang-orang, kita harus memiliki sebuah keterampilan lain yang membuat kita berbeda dari orang lain dan mungkin hal ini juga yang dapat menjadi ciri khas dari diri kita. Kemahiran kita dalam kesiapan menghadapi tantangan atau adversity quation adalah salah satu hal yang mendukung kita menjadi sukses. AQ berakar pada bagaimana kita merasakan dan menghubungkan suatu hal dengan tantangannya. Jika seseorang yang memiliki AQ lebih tinggi maka dia cenderung tidak akan menyalahkan orang lain karena dia merasa bahwa kegagalan yang dia lakukan adalah bagian dari kesuksesan yang tertunda dan dia juga merasa bahwa dia siap untuk menghadapi tantangan yang akan ditemukan serta siap untuk menyelesaikan masalah yang akan dia hadapi.
https://personalityirine.wordpress.com/
Senin, 26 Januari 2015
Pentingnya Bahasa dalam Kehidupan
https://reinemarie.wordpress.com/2007/02/12/pentingnya-bahasa-dalam-kehidupan/
Pentingnya Bahasa dalam Kehidupan
Pentingnya Bahasa dalam Kehidupan
Manusia tidak dapat lepas dari bahasa. Terbukti dari penggunaannya untuk percakapan sehari-hari, tentu ada peran bahasa yang membuat satu sama lain dapat berkomunikasi, saling menyampaikan maksud. Tak hanya dalam bentuk lisan, tentu saja bahasa juga digunakan dalam bentuk tulisan.
Pemikiran seseorang tentunya akan lebih mendapat pengakuan ketika sudah “dituliskan” sehingga orang lain yang membaca akan mengetahui apa yang ingin disampaikan seorang penulis. Pada dasarnya seluruh kegiatan manusia akan sangat berkaitan erat dengan bahasa. Entah sekedar bercakap-cakap dengan teman, atau dalam kegiatan formal seperti sekolah, kuliah bahkan dalam pekerjaan. Filsafat juga tidak dapat lepas dari bahasa. Banyak filsuf yang justru mengawali pemikirannya dari problem bahasa. Tentunya bahasa disini bukan berarti sekedar mempelajari tata gramatikal bahasa ataupun bahasa asing, melainkan bagaimana pengertian seseorang dapat terpengaruh ‘hanya’ dari penggunaan kata-kata atau pemikiran. Sangat penting untuk dapat tetap berpikir kritis dalam mengerti ucapan seseorang maupun teks.
Teori-teori yang berkembang dalam filsafat bahasa inilah yang kemudian menjadi alat bagi setiap orang untuk dapat lebih mengeksploitasi sebuah pemikiran, baik yang terucapkan maupun dalam bentuk teks.Mungkin akan terkesan “ah, bahasa kan sama saja dengan perbincangan sehari-hari, apa susahnya sih? Toh, ucapan-ucapan itu bisa saja mudah dimengerti.” Memang kesannya bahasa tidak ada kaitannya dengan filsafat. Tapi Bahasa ternyata tidak hanya mencakup bagaimana seseorang berkomunikasi dengan orang lain, tetapi juga dapat menjadi hal yang kompleks. Sebuah perjanjian antar negara juga menggunakan bahasa yang disepakati pihak-pihak yang terkait agar tercapai kesepakatan. Tanda-tanda yang hadir dalam kehidupan kita sehari-hari juga bagian dari bahasa. Contoh, rambu-rambu lalu lintas tentu akan sangat tidak efisien jika dituliskan dalam bentuk huruf.
Filsafat Jawa
1. Urip Iku Urup
(Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi
manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik, tapi sekecil apapun manfaat yang dapat kita berikan, jangan sampai kita menjadi orang yang meresahkan masyarakat).
2.Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara
(Manusia hidup di dunia harus mengusahakan
keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak).
3.Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti
(segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar)
4.Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake,
(Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan)
5.Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha
Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan; kekayaan atau keturunan; Kaya tanpa didasari kebendaan)
6.Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun
Kelangan
(Jangan gampang sakit hati manakala musibah
menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan
sesuatu).
7. Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman
(Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah
menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan
mudah kolokan atau manja).
8. Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman
(Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh
keinginan untuk memperoleh kedudukan,
kebendaan dan kepuasan duniawi).
9. Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka
(Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah, jangan suka berbuat curang agar tidak celaka).
10. Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo
(Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah,
cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak
kendor niat dan kendor semangat).
11. Aja Adigang, Adigung, Adiguna
(Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti).
12. Alon-alon waton klakon
Filosofi ini sebenarnya berisikan pesan tentang
safety. Padahal kandungan maknanya sangat dalam. Filosofi ini mengisyaratkan tentang kehati-hatian, waspada, istiqomah, keuletan, dan yang jelas tentang safety.
13. Nrimo ing pandum
Arti yang mendalam menunjukan pada sikap
Kejujuran, keiklasan, ringan dalam bekerja. Inti filosofi ini adalah Orang harus iklas menerima hasil dari usaha yang sudah dia kerjakan.
14. Saiki jaman edan yen ora edan ora komanan, Tapi sak bejo-bejone wong edan isih bejo sing eling lan waspodo.
Sekarang jaman udah gila, yang tidak ikut gila, tidak akan kebagian. Tapi sehebat-hebatnya orang gila masih betg o yang ingat (Allah) dan berhati-hati.
15. Mangan ora mangan sing penting ngumpul'
'Makan tidak makan yang penting kumpul'
16. Wong jowo ki gampang di tekuk-tekuk.
Filosofi ini juga berupa ungkapan peribahasa yang dalam bahasa Indonesia adalah 'Orang Jawa itu mudah ditekuk-tekuk'.Ungkapan ini menunjukan fleksibelitas dari orang jawa dalam kehidupan. Kemudahan bergaul dan kemampuan hidup di level manapun baik miskin, kaya, pejabat atau pesuruh sekali pun. Orang yang memegang filosofi ini akan selalu giat bekerja dan selalu ulet dalam meraih cita-citanya.
http://kakecho.blogspot.com/2012/10/kumpulan-filsafat-jawa.html
(Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi
manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik, tapi sekecil apapun manfaat yang dapat kita berikan, jangan sampai kita menjadi orang yang meresahkan masyarakat).
2.Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara
(Manusia hidup di dunia harus mengusahakan
keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak).
3.Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti
(segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar)
4.Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake,
(Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan)
5.Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha
Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan; kekayaan atau keturunan; Kaya tanpa didasari kebendaan)
6.Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun
Kelangan
(Jangan gampang sakit hati manakala musibah
menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan
sesuatu).
7. Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman
(Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah
menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan
mudah kolokan atau manja).
8. Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman
(Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh
keinginan untuk memperoleh kedudukan,
kebendaan dan kepuasan duniawi).
9. Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka
(Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah, jangan suka berbuat curang agar tidak celaka).
10. Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo
(Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah,
cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak
kendor niat dan kendor semangat).
11. Aja Adigang, Adigung, Adiguna
(Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti).
12. Alon-alon waton klakon
Filosofi ini sebenarnya berisikan pesan tentang
safety. Padahal kandungan maknanya sangat dalam. Filosofi ini mengisyaratkan tentang kehati-hatian, waspada, istiqomah, keuletan, dan yang jelas tentang safety.
13. Nrimo ing pandum
Arti yang mendalam menunjukan pada sikap
Kejujuran, keiklasan, ringan dalam bekerja. Inti filosofi ini adalah Orang harus iklas menerima hasil dari usaha yang sudah dia kerjakan.
14. Saiki jaman edan yen ora edan ora komanan, Tapi sak bejo-bejone wong edan isih bejo sing eling lan waspodo.
Sekarang jaman udah gila, yang tidak ikut gila, tidak akan kebagian. Tapi sehebat-hebatnya orang gila masih betg o yang ingat (Allah) dan berhati-hati.
15. Mangan ora mangan sing penting ngumpul'
'Makan tidak makan yang penting kumpul'
16. Wong jowo ki gampang di tekuk-tekuk.
Filosofi ini juga berupa ungkapan peribahasa yang dalam bahasa Indonesia adalah 'Orang Jawa itu mudah ditekuk-tekuk'.Ungkapan ini menunjukan fleksibelitas dari orang jawa dalam kehidupan. Kemudahan bergaul dan kemampuan hidup di level manapun baik miskin, kaya, pejabat atau pesuruh sekali pun. Orang yang memegang filosofi ini akan selalu giat bekerja dan selalu ulet dalam meraih cita-citanya.
http://kakecho.blogspot.com/2012/10/kumpulan-filsafat-jawa.html
Keunikan Masjid Al' A'zhom di Tangerang
MASJID Raya Al A'zhom adalah masjid kebanggan warga Kota Tangerang dengan desainnya yang unik dengan lima kubah besar yang menjadi ciri khasnya. Kemegahan dan keunikannya menjadikan masjid ini menjadi salah satu landmark Kota Tangerang.
Dibangun di atas lahan seluas 2,25 hektare dengan luas bangunan 5.775 meter persegi serta lahan parkir 14.000 meter persegi menjadikan masjid dengan gaya arsitektur timur tengah ini adalah masjid terbesar yang ada di Kota Tangerang. Adapun masjid dengan warna dominan biru langit ini mampu menampung jamaah sebanyak 15.000 orang.
Pada monumen peresmian yang berdiri di halaman depan masjid tertera bahwa peletakan batu pertama pembangunan masjid dilakukan pada 7 Juli 1997 oleh Walikota Tangerang saat itu yaitu H Djakaria Machmud dengan Ketua Panitia Pembangunannya HMA Thahiruddin.
Pembangunan pun selesai pada 28 Pebruari 2003 dan diresmikan oleh Menteri Agama RI saat itu yaitu Said Agil Husin Al Munawar. Sementara seremonial peresmiannya juga dilakukan pada 23 April 2003 oleh Walikota Tangerang saat itu H Moch Thamrin.
Dituturkan Asrofi H Yusuf, Petugas Bagian Administrasi dan Perijinan Masjid Raya Al A'zhom, bahwa masjid berkubah besar ini memiliki keunikan karena tidak ada tiang penyangga, struktur kubah induk di tengah ditopang oleh 4 kubah anak berbentuk setengah lingkaran di bawahnya sehingga cukup kuat menyangga kubah induk.
"Kubah masjid tanpa penyangga dengan diameter 63 meter ini merupakan yang terbesar di dunia," kata Yusuf. Selain itu 5 kubah tersebut adalah melambangkan 5 rukun islam dan juga sholat 5 waktu.
Sementara di sisi dalam 4 kubah anak tertulis kaligrafi indah ayat-ayat Al Quran di antaranya pada sisi kubah barat bertuliskan Surat An Nur ayat 35, Al Baqarah ayat 255, dan Al Baqarah ayat 284-285. Kubah selatan bertuliskan Surat At Taubah ayat 105, An Nahl ayat 97, Ali Imron ayat 112, An Nisa ayat 32, dan Al An'am ayat 132-133.
Kemudian untuk kubah timur bertuliskan Surat Al Bayinah ayat 5, dan Ar Rum ayat 30-33. Serta kubah utara bertuliskan Surat Al Anbiya ayat 107, Al Fath ayat 29 dan Lukman ayat 17-18. Ayat-ayat tersebut disusun secara 3 baris sementara baris keempat di masing-masing kubah diisi dengan Asmaul Husna.
Ditambahkan Yusuf, bangunan masjid ini juga dilengkapi dengan 4 buah tower setinggi 55 meter di empat sudut bangunan yang memiliki makna 4 ajaran islam yaitu akidah, akhlak, syariah dan ibadah. Sementara untuk menimbulkan ciri khas Kota Tangerang yang juga dikenal dengan Kota Benteng dibuat pula kantilever di atas genteng berbentuk benteng dengan banyak lubang di tengah sebagai tempat meriam dalam sebuah benteng.
Adapun arsitek dari bangunan indah ini adalah Ir H Slamet Wirasonjaya, salah seorang Guru Besar Jurusan Arsitektur ITB. "Sedikitnya biaya Rp 28 miliar untuk pembangunan masjid ini yang berasal dari Pemkot Tangerang dan sumbangan dari masyarakat," ungkap Yusuf.
Kemegahan dan keunikan masjid ini akhirnya menjadi daya tarik bagi para pengunjung dari berbagai daerah bahkan sering juga menjadi tempat shooting berbagai acara religi di televisi. "Bagi mereka kebanyakan tertarik karena keunikan kubahnya," tambah Yusuf.
Selain itu bagi warga Kota Tangerang juga masjid ini dijadikan sarana pusat kegiatan keislaman sebut saja pengajian dari sejumlah majelis taklim, Kultum sehabis shalat fardu, pengkajian Al Quran, Festival Al Azhom dan masih banyak lagi.
http://tangerangkota.go.id/masjid-raya-al-azhom-miliki-kubah-terbesar-di-dunia
Surga Wisata Banten
Surga Tersembunyi Di Pantai Sawarna Banten
Pantai Sawarna, Banten, Indonesia
Pantai Sawarna yang terletak di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Propinsi Banten, Indonesia ini merupakan pantai yang paling menakjubkan di Indonesia. Dengan panjang pantai mencapai 65 Km dengan dihiasi oleh pasir putih, air laut yang membiru serta barisan bukit yang menghijau.
Pantai Ciantir, Desa Sawarna, Banten, Indonesia
Di Desa Sawarna juga banyak terdapat tempat-tempat wisata lainnya yang saling berhubungan seperti Pantai Ciantir dengan barisan pasir putihnya serta jejeran pohon kelapa dan ombak yang menawan. Tak jauh dari Pantai Ciantir, Anda juga akan disuguhkan keindahan panorama yang sangat menakjubkan dari Pantai Tanjung Layar. Anda akan disuguhkan bentangan karang yang melingkari pantai ini. Dengan dua karang yang menjulang tinggi yang di jadikan Ikon Pantai Sawarna.
Ikon Pantai Sawarna
Jembatan besi adalah awal anda memasuki Surganya Desa Sawarna. Ketika memasuki lebih ke dalam lagi anda akan disuguhkan barisan panorama rimba yang lebat dengan aliran sungai yang cukup lebar namun dangkal. Anda bisa bermain di pantainya ditemani bertaburnya pasir putih yang berkilau di iringi deburan ombak dan angin laut sambil memandangi sunrise di Cakrawala.
Sunset Tanjung Layar, Desa Sawarna
Salah satu daya tarik Pantai Sawarna ini adalah pengunjung berkesempatan menikmati wisata ke gua yang banyak terdapat di pesisir Pantai Sawarna. Seperti Gua Lalay, Gua Sikadir, Gua Simaul, Gua Singalong dan Bukit Pasir Tangkil. Gua-gua di Pantai Sawarna berupa Gua Karst (batu gamping) yang terbentuk dari masa miosen awal. Dan satu lagi yang tak kalah uniknya yakni wilayah sepanjang pesisir pantai ini menyatu dengan Kisah Misteri Nyi Roro Kidul serta tempat ekplorasi Batu Bara bekas masa Kolonial Belanda.
Gua Lalay, Desa Sawarna
Keindahan dan pesona Pantai Sarwana adalah Deburan ombak dan gelombangnya yang sangat menantang bagi Anda penggemar Surfing. Buat anda yang suka bertualang diatas laut, anda juga bisa melakukan kegiatan berselancar (Surfing) karena di pantai ini ombaknya sangat menantang untuk ditaklukan bagi anda pencinta surfing.
Sungai Desa Sawarna
Bagi anda yang ingin menikmati malam di Pantai Sawarna, di tempat ini juga banyak tersedia tempat penginapan yang tergolong murah. Dengan uang minimal Rp. 120.000/malam + makan.
Bagi Anda yang hanya ingin berjemur, berselancar, mendaki, bertualang di gua, berkejar-kejaran di hamparan pasir putih, Pantai Sawarna merupakan pilihan yang tepat dan bijak. Wisata pantai adalah memang selalu menawarkan keindahan dan kenikmatan yang berbeda.
Surfing di Pantai Sarwana
Lokasinya yang mudah di jangkau hanya denga 2 jam perjalanan dari Jakarta, Anda tidak akan menyesal datang berwisata ke tempat ini. Karena keindahan Pantai Sawarna layak mendapatkan sebutan Surga Di Pantai Selatan.
http://mahessa83.blogspot.com/2014/12/surga-tersembunyi-di-pantai-sawarna-banten.html
Pantai Sawarna, Banten, Indonesia
Pantai Sawarna yang terletak di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Propinsi Banten, Indonesia ini merupakan pantai yang paling menakjubkan di Indonesia. Dengan panjang pantai mencapai 65 Km dengan dihiasi oleh pasir putih, air laut yang membiru serta barisan bukit yang menghijau.
Pantai Ciantir, Desa Sawarna, Banten, Indonesia
Di Desa Sawarna juga banyak terdapat tempat-tempat wisata lainnya yang saling berhubungan seperti Pantai Ciantir dengan barisan pasir putihnya serta jejeran pohon kelapa dan ombak yang menawan. Tak jauh dari Pantai Ciantir, Anda juga akan disuguhkan keindahan panorama yang sangat menakjubkan dari Pantai Tanjung Layar. Anda akan disuguhkan bentangan karang yang melingkari pantai ini. Dengan dua karang yang menjulang tinggi yang di jadikan Ikon Pantai Sawarna.
Ikon Pantai Sawarna
Jembatan besi adalah awal anda memasuki Surganya Desa Sawarna. Ketika memasuki lebih ke dalam lagi anda akan disuguhkan barisan panorama rimba yang lebat dengan aliran sungai yang cukup lebar namun dangkal. Anda bisa bermain di pantainya ditemani bertaburnya pasir putih yang berkilau di iringi deburan ombak dan angin laut sambil memandangi sunrise di Cakrawala.
Sunset Tanjung Layar, Desa Sawarna
Salah satu daya tarik Pantai Sawarna ini adalah pengunjung berkesempatan menikmati wisata ke gua yang banyak terdapat di pesisir Pantai Sawarna. Seperti Gua Lalay, Gua Sikadir, Gua Simaul, Gua Singalong dan Bukit Pasir Tangkil. Gua-gua di Pantai Sawarna berupa Gua Karst (batu gamping) yang terbentuk dari masa miosen awal. Dan satu lagi yang tak kalah uniknya yakni wilayah sepanjang pesisir pantai ini menyatu dengan Kisah Misteri Nyi Roro Kidul serta tempat ekplorasi Batu Bara bekas masa Kolonial Belanda.
Gua Lalay, Desa Sawarna
Keindahan dan pesona Pantai Sarwana adalah Deburan ombak dan gelombangnya yang sangat menantang bagi Anda penggemar Surfing. Buat anda yang suka bertualang diatas laut, anda juga bisa melakukan kegiatan berselancar (Surfing) karena di pantai ini ombaknya sangat menantang untuk ditaklukan bagi anda pencinta surfing.
Sungai Desa Sawarna
Bagi anda yang ingin menikmati malam di Pantai Sawarna, di tempat ini juga banyak tersedia tempat penginapan yang tergolong murah. Dengan uang minimal Rp. 120.000/malam + makan.
Bagi Anda yang hanya ingin berjemur, berselancar, mendaki, bertualang di gua, berkejar-kejaran di hamparan pasir putih, Pantai Sawarna merupakan pilihan yang tepat dan bijak. Wisata pantai adalah memang selalu menawarkan keindahan dan kenikmatan yang berbeda.
Surfing di Pantai Sarwana
Lokasinya yang mudah di jangkau hanya denga 2 jam perjalanan dari Jakarta, Anda tidak akan menyesal datang berwisata ke tempat ini. Karena keindahan Pantai Sawarna layak mendapatkan sebutan Surga Di Pantai Selatan.
http://mahessa83.blogspot.com/2014/12/surga-tersembunyi-di-pantai-sawarna-banten.html
Kenapa Angka13 Disebut Angka Sial?
http://annisaabdiwijaya.blogspot.com/2011/09/sejarah-kenapa-angka-13-dianggap-angka.html
Jadi dulu ada anggota freemasonry, peninggalan yahudi kuno(mobaca lengkap disini:http://id.wikipedia.org/wiki/Freemason semacem oraganisasi bawah tanah penyembah setan). Tuh organisasi ceritanya ada di prancis, tuh organisasi di kecam sama king philip, karena diduga sesat, abis itu, disuruh para prajurit prancis untuk membunuh semua orang pengikut freemason, kemudian saat semua orang di tangkep dan di eksekusi mati pada tanggal 13 hari jum'at, itu lah kenapa orang barat bilang angka 13 dan hari jum'at di bilang sial(kenapa gitu ya gan??? padahal kan freemanson di bunuh tanggal sama hari itu, harusnya seneng ya, kan aliran sesat udah dibunuh. ^_^
Kisah Lainnya :
Pada zaman modern ini, angka 13 masih dipercaya sebagai angka "sial". Percayakah anda? Percaya atau tidak percaya, pada kenyataannya di Jakarta, gedung - gedung bertingkat seperti apartemen, mall atau gedung perkantoran yang baru dibangun pada tahun ini sudah menghilangkan angka 13 pada gedung mereka. Hal itu terlihat dari angka lantai pada elevator (lift). Di dalam lift, dari angka 12 langsung lompat ke angka 15.
Ada apa dengan angka 13 itu? Mengapa semua orang begitu menghindarinya? Apakah hanya sebuah mitos? Mari kita simak sampai habis!
Angka 13 sekarang ini memang sering diartikan sebagai angka sial, angka yang berhubungan dengan dunia mistik, dan juga penyembahan terhadap Lucifer. Angka 13 ini terdapat di berbagai benda di sekeliling kita, mulai dari rumus Barcode yang tertera di setiap produk keluaran pabrik, lambang negara Amerika Serikat, jumlah kartu remi dan tarot, rumus suci geometri yang biasanya terpahat dan disembunyikan dalam berbagai arsitektur bangunan seperti halnya Monumen Washington DC dan Patung Liberty, simbolisasi logo micro**oft, simbolisasi logo McDonalds dan berbagai perusahaan multinasional AS, lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta di AS, hingga bilangan batu permata yang ada di Cruix Gemmata, salib yang bertaburkan 13 batu mulia.
Angka ini juga disimbolkan sebagai Yesus dengan 12 muridnya, Dinasti Rotschild dengan 12 Dinasti Yahudi Dunia lainnya yang berkumpul di Bavaria pada tahun 1773 (pendirian Illuminaty dengan Adam Weishaupt sebagai Grandmaster), dan sebagainya.
Sejak lama angka 13 dipercaya sebagai angka yang membawa kesialan, sebab itu angka ini tidak digunakan sebagai nomor kamar di hotel-hotel besar, nomor tempat duduk di pesawat, nomor lantai di gedung-gedung pencakar langit dan lainnya. Dan orang-orang yang memiliki ketakutan yang berlebihan terhadap angka 13 disebut sebagai Triskaidekaphobia.
Paul Hoffman, di dalam Smithsonian Magazine (Febr, 1987), menyatakan jika fobia terhadap angka 13 ini telah menelan biaya satu miliar dollar AS pertahun karena fobia itu telah menyebabkan orang mangkir dan membatalkan keberangkatan kereta dan pesawat terbang, serta mengurangi aktivitas perdagangan di setiap tangal 13 setiap bulannya.
Minggu, 25 Januari 2015
Sejarah Buku
Ada berbagai sumber yang menguak sejarah tentang buku. Awalnya buku pertama disebutkan lahir di Mesir pada tahun 2400-an SM setelah orang Mesir menciptakan kertas papirus. Kertas papirus yang berisi tulisan ini digulung dan gulungan tersebut merupakan bentuk buku yang pertama. Ada pula yang mengatakan buku sudah ada sejak zaman Sang Budha di Kamboja karena pada saat itu Sang Budha menuliskan wahyunya di atas daun dan kemudian membacanya berulang-ulang. Berabad-abad kemudian di Tiongkok, para cendekiawan menuliskan ilmu-ilmunya di atas lidi yang diikatkan menjadi satu. Hal tersebut memengaruhi sistem penulisan di Tiopngkok yang huruf-hurufnya ditulis secara vertikal yaitu dari atas ke bawah.
Buku yang terbuat dari kertas baru ada setelah Tiongkok berhasil menciptakan kertas pada tahun 200-an SM dari bahan dasar bambu ditemukan oleh Tsai Lun. Kertas membawa banyak perubahan pada dunia. Pedagang muslim membawa teknologi penciptaan kertas dari Tiongkok ke Eropa pada awal abad ke-11. Di sinilah industri kertas bertambah maju. Apalagi dengan diciptakannya mesin cetak oleh Gutenberg perkambangan dan penyebaran buku mengalami revolusi. Kertas yang ringan dan dapat bertahan lama dikumpulkan menjadi satu dan terciptalah buku.
Pecinta buku biasanya dijuluki sebagai seorang kutu buku.
wikipedia.org
Buku yang terbuat dari kertas baru ada setelah Tiongkok berhasil menciptakan kertas pada tahun 200-an SM dari bahan dasar bambu ditemukan oleh Tsai Lun. Kertas membawa banyak perubahan pada dunia. Pedagang muslim membawa teknologi penciptaan kertas dari Tiongkok ke Eropa pada awal abad ke-11. Di sinilah industri kertas bertambah maju. Apalagi dengan diciptakannya mesin cetak oleh Gutenberg perkambangan dan penyebaran buku mengalami revolusi. Kertas yang ringan dan dapat bertahan lama dikumpulkan menjadi satu dan terciptalah buku.
Pecinta buku biasanya dijuluki sebagai seorang kutu buku.
wikipedia.org
Filsafat Matematika
Wah ternyata matimatika itu ternyata hasil dari filsafat loh. Filsafat matematika itu apasih? filsafat matematika adalah cabang dari filsafat yang mengkaji anggapan-anggapan filsafat, dasar-dasar, dan dampak-dampak matematika. Tujuan dari filsafat matematika adalah untuk memberikan rekaman sifat dan metodologi matematika dan untuk memahami kedudukan matematika di dalam kehidupan manusia. Sifat logis dan terstruktur dari matematika itu sendiri membuat pengkajian ini meluas dan unik di antara mitra-mitra bahasan filsafat lainnya.
Tema-tema yang sering diperbincangkan di antaranya:
Apakah sumber pokok bahasan matematika?
Apakah status ontologis dari entitas-entitas matematika?
Apakah yang dimaksud dengan objek matematika?
Apakah sifat/karakter dari proposisi matematika?
Apakah kaitan antara logika dan matematika?
Apakah peran hermeneutika di dalam matematika?
Jenis penyelidikan apakah yang memainkan peran penting di dalam matematika?
Apakah tujuan dari penyelidikan matematika?
Apakah yang memberi pertautan antara matematika dan pengalaman?
Sifat manusia apakah yang berada di sebalik matematika?
Apakah yang dimaksud dengan keindahan matematika?
Apakah sumber dan sifat kebenaran matematika?
Apakah hubungan antara dunia matematika abstrak dan semesta materi?
Apakah matematika suatu bahasa yang mutlak dan universal?
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Filsafat_matematika
Tema-tema yang sering diperbincangkan di antaranya:
Apakah sumber pokok bahasan matematika?
Apakah status ontologis dari entitas-entitas matematika?
Apakah yang dimaksud dengan objek matematika?
Apakah sifat/karakter dari proposisi matematika?
Apakah kaitan antara logika dan matematika?
Apakah peran hermeneutika di dalam matematika?
Jenis penyelidikan apakah yang memainkan peran penting di dalam matematika?
Apakah tujuan dari penyelidikan matematika?
Apakah yang memberi pertautan antara matematika dan pengalaman?
Sifat manusia apakah yang berada di sebalik matematika?
Apakah yang dimaksud dengan keindahan matematika?
Apakah sumber dan sifat kebenaran matematika?
Apakah hubungan antara dunia matematika abstrak dan semesta materi?
Apakah matematika suatu bahasa yang mutlak dan universal?
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Filsafat_matematika
Mengapa Guru Harus Mempelajari Filsafat Pendidikan
Bagi guru dan pendidik pada umumnya,filsafat pendidikan itu sangat perlu karena tindakan-tindakannya mendidik dan mengajar akan selalu dipengaruhi oleh filsafat hidupnya dan oleh filsafat pendidikan yang dianutnya.filsafat pendidikan akan member arah kepada peerbuatannya mendidik dan mengajar.misal dalam menyusun kurikulum sekolah,guru harus jelas merumuskan tujuan kurikulum itu, dan untuk itu ia harus merujuk kepada filsafat pendidikannya.perlakuannya terhadap siswa merupakan releksi filsafatnya.Gaya mengajarnya juga akan dipengaruhi oleh filsafatnya yang dianutnya.seorang guru seharusnya memiliki filsafat hidup dan filsafat pendidikan yang jelas yang merupakan bagian dari kepribadiannya.oleh karena itu bagi seorang mahasiswa calon guru mempelajari ilmu filsafat dan ilmu filsafat pendidikan adalah perlu.bukan saja memperluas wawasannya mengenai pendidikan serta membantunya dalam memmahami siswa dan mengembangkannya gaya belajar yang tepat, tetapi juga dapat menyadarkannya mengenai makna dari berbagai aspek kehidupan manusia.dan yang lebih penting lagi bahwa sikap dan tindakanya yang mencerminkan filsfatnya akan berpengaruh kepada siswanya.disinilah peran yang sangat esensial dari seorang guru.
pendidikan membutuhkan filsafat karena masalah-masalah pendidikan tidak hanya menyangkut pelaksanaan pendidikan yang dibatasi pengalaman, tetapi masalah-masalah yang lebih luas, lebih dalam, serta lebih kompleks, yang tidak dibatasi pengalaman maupun fakta-fakta pendidikan, dan tidak memungkinkan dapat dijangkau oleh sains pendidikan. Seorang guru, baik sebagai pribadi maupun sebagai pelaksana pendidikan, perlu mengetahui filsafat pendidikan. Seorang guru perlu memahami dan tidak boleh buta terhadap filsafat pendidikan, karena tujuan pendidikan senantiasa berhubungan langsung dengan tujuan hidup dan kehidupan individu maupun masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan . Tujuan pendidikan perlu dipahami dalam hubungannya dengan tujuan hidup.
Guru sebagai pribadi mempunyai tujuan hidupnya dan guru sebagai warga masyarakat mempunyai tujuan hidup bersama. Filsafat pendidikan harus mampu memberikan pedoman kepada para pendidik (guru). Hal tersebut akan mewarnai sikap perilakunya dalam mengelola proses belajar mengajar (PBM). Selain itu pemahaman filsafat pendidikan akan menjauhkan mereka dari perbuatan meraba-raba, mencoba-coba tanpa rencana dalam menyelesaikan masalah-masalah pendidikan.
Peran filsafat pendidikan bagi guru, dengan filsafat metafisika guru mengetahui hakekat manusia, khususnya anak sehingga tahu bagaimana cara memperlakukannya dan berguna untuk mengetahui tujuan pendidikan. Dengan filsafat epistemologi guru mengetahui apa yang harus diberikan kepada siswa, bagaimana cara memperoleh pengetahuan, dan bagaimana cara menyampaikan pengetahuan tersebut. Dengan filsafat aksiologi guru memehami yang harus diperoleh siswa tidak hanya kuantitas pendidikan tetapi juga kualitas kehidupan karena pengetahuan tersebut. Yang menentukan filsafat pendidikan seorang guru adalah seperangkat keyakinan yang dimiliki dan berhubungan kuat dengan perilaku guru, yaitu: Keyakinan mengenai pengajaran dan pembelajaran, siswa, pengetahuan, dan apa yang perlu diketahui.
Filsafat pendidikan terdiri dari apa yang diyakini seorang guru mengenai pendidikan, atau merupakan kumpulan prinsip yang membimbing tindakan profesional guru. Setiap guru Sekolah Dasar baik mengetahui atau tidak memiliki suatu filsafat pendidikan, yaitu seperangkat keyakinan mengenai bagaimana manusia belajar dan tumbuh serta apa yang harus manusia pelajari agar dapat tinggal dalam kehidupan yang baik.
Filsafat pendidikan secara fital juga berhubungan dengan pengembangan semua aspek pengajaran. Dengan menempatkan filsafat pendidikan pada tataran praktis, para guru Sekolah Dasar dapat menemukan berbagai pemecahan permasalahan pendidikan
http://ahmadvirz.blogspot.com/2013/01/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html
Senin, 05 Januari 2015
Peranan Guru dalam Implementasi Kurikulum 2013
Dalam menjawab tantangan masa depan
yang semakin berat, bidang pendidikan menuntut adanya output yang berkompeten,
sehingga diperlukan peningkatan atau perubahan dalam konsep belajar di sekolah.
Begitu juga dengan perkembangan sistem kurikulum di Indonesia yang diharapkan
selalu dapat menyesuaikan dengan perubahan zaman. Pada hakekatnya, kurikulum
dan pembelajaran tidak dapat dipisahkan dan sudah menjadi saatu kesatuan.
Pengertian kurikulum sendiri menurut Romine adalah Kurikulum mencakup semua
temu permbelajaran, aktivitas dan pengalaman yang diikuti oleh anak didik
dengan arahan dari sekolah baik di dalam maupun di luar kelas. Kurikulum adalah
rencana atau program yang dibuat untuk mensukseskan pembelajaran. Manakala
tidak diimplementasikan dalam bentuk pembelajaran, kurikulum tidak akan
bermakna. Begitu juga sebaliknya,apabila kurikulum telah diimplementasikan
namun tidak sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, alhasil pembelajaran
tersebut tidak akan berlangsung secara efektif. Hal inilah yang mendorong pengembangan
kurikulum di Indonesia yang semula KTSP menjadi kurikulum 2013.
Menurut Mantan Menteri Pendidikan
dan Kebudayaan, Muhammad Nuh mengatakan bahwa ditengah perubahan zaman, sistem
pendidikan di Indonesia juga harus selalu ikut menyesuaikan. Pengembangan
kurikulum 2013 diharapkan dapat menjadi jawaban untuk meningkatkan kemampuan
sumber daya manusia untuk menghadapi perubahan dunia. Untuk menghasilkan output
pendidikan yang baik diperlukan kesinambungan antara rancangan kurikulum dengan
implementasinya. Salah satu sosok yang penting dalam implementasi kurikulum
adalah guru. Guru merupakan aktor utama dalam pelaksanaan kurikulum, karena
gurulah yang secara langsung berhadapan dengan siswa dalam proses pembelajaran.
Dalam Bahan Uji Publik Kurikulum 2013 disebutkan bahwa kondisi saat ini
pendidik dan tenaga kependidikan hanya memenuhi kompetensi profesi dan
hanya berfokus pada ukuran kinerja PTK saja padahal seharusnya seorang pendidik
harus memenuhi kompetensi profesi, pedagogi, sosial, dan personal serta
memiliki motivasi mengajar. Sehingga kurikulum yang sudah dirancang dapat
terlaksana dengan baik.
Seiring dengan perkembangan jaman itu
pula dan tuntutan dari masyarakat, maka dunia pendidikan harus melakukan
inovasi dalam pendidikan. Inovasi pendidikan akan berjalan dan mencapai
sasarannya jika progam pendidikan tersebut dirancang dan di implementasikan
sesuai dengan kondisi dan tuntutan jaman. Sebagai implikasi dari pentingnya
inovasi pendidikan menuntut kesadaran tentang peranan guru.
Menurut Undang-undang Nomor 14 Tahun
2005, guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar,
membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada
pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan
pendidikan menengah.
Guru mempunyai kedudukan sebagai
tenaga profesional pada jenjang pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan
pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal yang diangkat sesuai
dengan peraturan perundang-undangan.
Kedudukan guru dan dosen sebagai
tenaga profesional bertujuan untuk melaksanakan sistem pendidikan nasional dan
mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu berkembangnya potensi peserta
didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga
negara yang demokratis dan bertanggung jawab.
Oleh karena tugas dan kedudukan yang
dibebankan pada guru, maka guru wajib memiliki kualifikasi akademik,
kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki
kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Dalam UU Nomer 14 tahun
2005 juga terdapat kompetensi guru yang meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi
kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang diperoleh
melalui pendidikan profesi.
Sanjaya wina (2008:273) mengatakan
bahwa dalam hal meningkatkan profesional guru, terdapat istilah guru sebagai
jabatan profesional yang maksutnya dalah pekerjaan profesional guru ditunjang
oleh ilmu tertentu yang hanya didapat dari lembaga-lembaga yang sesuai. Suatu
profesi menekankan kepada keahlian yang spesifik sesuai dengan jenis
profesinya, tingkat kemampuan dan keahlian suatu profesi didasarkan kepada
latar belakang pendidikan yang diakui oleh masyarakat dan dibutuhkan oleh
masyarakat. Mengajar sebagai pekerjaan profesional maksutnya adalah mengajar
bukan hanya menyampaikanmateri semata, namun juga harus mempunyai keterampilan/
keahlian lainnya seperti mengelola kelas, memahami metode/strateg apa yang
harus digunakan didalam kelas. Untuk mesukseskan implementai kurikulum 2013,
sebaiknya guru mengajar dengan ilmu dan keahlian yang sesuai dengan yang
didapat dari lembaga yang diakui dan mempunyai kehlian mengelola kelas.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan
Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Kadarmanta Baskara Aji, "Kurikulum
eksekusinya di tangan guru. Karenanya guru berperan besar dalam
implementasinya,". Menurutnya, peran guru dalam mengaplikasikan kurikulum
baru memang dibutuhkan saat ini. Sebab kurikulum yang diterapkan pada peserta
didik dibuat tidak hanya oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
(Kemendikbud) namun juga banyak pihak, termasuk para guru. Maka dari itu, untuk
mensukseskan penerapan kurikulum tersebut, guru menjadi faktor yang paling
dominan untuk dilaksanakan. Para pendidik itulah yang mengetahui perkembangan
ilmu dan perubahan materi kurikulum yang dibutuhkan. Kurikulum tidak bisa
stagnan dan harus terus disempurnakan sesuai dengan perkembangan zaman.
Kurikulum
juga memiliki dua sisi yang sama pentingnya yakni kurikulum sebagai dokumen dan
kurikulum sebagai implementasinya. Sebagai sebuah dokumen kurikulum berfungsi
sebagai pedoman bagi guru dan kurikulum sebagai implementasi adalah realisasi
dari pedoman tersebut dalam kegiatan pembelajaran. Guru merupakan salah satu
faktor penting dalam implementasi kurikulum.
Menurut Murray Printr peran guru dalam pengembangan kurikulum
adalah sebagai berikut :
Pertama, sebagai implementers, guru
berperan untuk mengaplikasikan kurikulum yang sudah ada. Dalam melaksanakan
perannya, guru hanya menerima berbagai kebijakan perumus kurikulum. Dalam
pengembangan kurikulum guru dianggap sebagai tenaga teknis yang hanya
bertanggung jawab dalam mengimplementasikan berbagai ketentuan yang ada.
Akibatnya kurikulum bersifat seragam antar daerah yang satu dengan daerah yang
lain. Oleh karena itu guru hanya sekadar pelaksana kurikulum, maka tingkat
kreatifitas dan inovasi guru dalam merekayasa pembelajaran sangat lemah. Guru
tidak terpacu untuk melakukan berbagai pembaruan. Mengajar dianggapnya bukan
sebagai pekerjaan profesional, tetapi sebagai tugas rutin atau tugas
keseharian.
Kedua, peran guru sebagai adapters, lebih dari
hanya sebagai pelaksana kurikulum, akan tetapi juga sebagai penyelaras
kurikulum dengan karakteristik dan kebutuhan siswa dan kebutuhan daerah. Guru
diberi kewenangan untuk menyesuaikan kurikulum yang sudah ada dengan
karakteristik sekolah dan kebutuhan lokal. Hal ini sangat tepat dengan
kebijakan KTSP dimana para perancang kurikulum hanya menentukan standat isi
sebagai standar minimal yang harus dicapai, bagaimana implementasinya, kapan
waktu pelaksanaannya, dan hal-hal teknis lainnya seluruhnya ditentukan oleh
guru. Dengan demikian, peran guru sebagai adapters lebih luas dibandingkan
dengan peran guru sebagai implementers.
Ketiga, peran
sebagai pengembang kurikulum, guru memiliki kewenganan dalam
mendesain sebuah kurikulum. Guru bukan saja dapat menentukan tujuan dan isi
pelajaran yang disampaikan, akan tetapi juga dapat menentukan strategi apa yang
harus dikembangkan serta bagaimana mengukur keberhasilannya. Sebagai pengembang
kurikulum sepenuhnya guru dapat menyusun kurikulum sesuai dengan karakteristik,
visi dan misi sekolah, serta sesuai dengan pengalaman belajar yang dibutuhkan
siswa.
Keempat, adalah
peran guru sebagai peneliti kurikulum (curriculum researcher).
Peran ini dilaksanakan sebagai bagian dari tugas profesional guru yang memiliki
tanggung jawab dalam meningkatkan kinerjanya sebagai guru. Dalam melaksanakan perannya
sebagai peneliti, guru memiliki tanggung jawab untuk menguji berbagai komponen
kurikulum, misalnya menguji bahan-bahan kurikulum, menguji efektifitas program,
menguji strategi dan model pembelajaran dan lain sebagainya termasuk
mengumpulkan data tentang keberhasilan siswa mencapai target kurikulum.
Menurut
WF Connell (1972) ada 7 peran guru yaitu:
1. Pendidik
2. Model,
artinya guru adalah teladan bagi siswanya
3. Pembimbing,
artinya guru sebagai pembimbing dan berusaha memimbing siswa agar dapat
menemukan berbagai potensi yang dimilikinya
4. Pelajar,
artinya kegiatan dikelas adalah pembelajaran. Guru juga hrus bisa merefleksi
apa yang telah dilakukan dalam proses pembelajaran.
5. Komunikator
terhadap masyarakat setempat dimana guru harus bisa berperan aktif dalam
pembangunan dan dapat menjadi agen perubahan di dalam masyarakat.
6. Administrator
artinya guru dituntut bekerja secara administrasi teratur dimana pengaturan dan
pendayagunaan segenap sumber daya sekolah secara efektif dan efisien dalam
penyelenggaraan pendidikan di sekolah tercapai secara optimal
7. Kesetiaan
terhadap lembaga artinya guru harus setia pada lembaga dan loyal kepada negara
Dalam Bahan Uji Publik Kurikulum
2013, proses pembelajaran dirancang berpusat pada peserta didik (student
centered active learning), tidak lagi berpusat pada guru (teacher
centered learning). Selain itu, sifat pembelajaran yang kontekstual
artinya, guru tidak hanya beracuan pada buku teks saja tetapi juga harus mampu
mengkaikan materi yang disampaikannya secara kontekstual. Adapun model-model
dan pendekatan dalam pembelajaran yang
bisa diterapkan oleh guru di kelas diantaranya adalah contextual teaching and
learning, inkuiri, realistik, problem based learning, scientific, metakognitif,
Open ended, dll. Model-model pembelajaran ini bisa guru terapkan sebagai
inovasi pembelajaran agar siswa terus termotivasi untuk belajar dan tidak cepat
bosan. Model-model ini juga menuntut siswa untuk aktif dikelas dan tidak
memfokuskan kegiatan pembelajaran terhadap guru. Hal ini sesuai dengan sistem
yang diterapkan pada kurikulum 2013.
Selain itu, rancangan kurikulum 2013
bersifat sentralistik dan desentralistik, dimana pemerintah pusat dan daerah
memiliki kendali kualitas dalam pelaksanaan kurikulum di tingkat satuan
pendidikan. Pemerintah menyiapkan semua komponen kurikulum sampai buku teks dan
pedoman, termasuk penyusunan silabus dan RPP namun tingkat satuan pendidikan
juga mempunyai andil dalam pengembangan kurikulum 2013 itu sendiri. Pada RPP kurikulum
2013 tidak lagi terdapat standar kompetensi melainkan diganti dengan kompetensi
dasar lalu kompetensi inti yang merupakan turunan dari kompetensi dasar. Lalu
khusus pada Kurikulum 2013 dimana terdapat beberapa penilaian pada siswa yaitu
penilaian terhadap kompetensi sikap, pengetahuan, dan sikap. Guru bisa
menyesuaikan dan memilih sikap apa saja yang ingin dicapai oleh siswa dalam
pembelajaran. Untuk penilaian sikap, guru bisa melakukan beberapa penilaian
sikap yaitu dengan jurnal siswa, penilaian teman sebaya, penilaian diri sendiri
dll. Metode-metode untuk melakukan penilaian siswa bisa menjadi kemudahan bagi
guru dalam hal penilaian sikap.
Karena semua komponen kurikulum
sudah diatur oleh pemerintah, maka guru perlu menyesuaikan diri (beradaptasi)
agar implementasi kurikulum 2013 dapat terlaksana dengan baik. Mantan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menuturkan untuk menghadapi penerapan
Kurikulum 2013 ini, guru harus mengikuti pelatihan cara mengajar yang mesti
dijalani selama 52 jam. Waktu pelatihan 52 jam ini hanya pelatihan awal saja,
ke depannya ada model pendampingan dalam pelaksanaan guru mengajar.
Pelatihan tahap awal ini lebih
dititikberatkan pada pelatihan metode pembelajaran Kurikulum 2013 dengan
mengedepankan aspek pembelajaran sesuai tujuan kurikulum. Guru diharapkan
bisa menjadikan pembelajaran di kelas bukan hal yang membosankan bagi siswa;
penyampaian pelajaran yang bukan satu arah; adanya aktivitas peserta didik
untuk bisa mengembangkan potensi dirinya; kepahamaan akan ilmu yang dikuasai
siswa yang berguna untuk hidup dia kelak; penggunaan sarana dan prasarana dalam
melaksanakan pembelajaran; memahami bahwa guru adalah agen perubahan yang
membentuk siswa lebih menjadi sosok yang bisa mengembangkan diri tanpa dicekoki
oleh sistem hafalan dan target nilai.
Jika melihat pada sejarah
pemberlakuan kurikulum sebelumnya, memang secara teoretis kurikulum ini
semuanya bertujuan baik. Namun, permasalahan yang kerap terjadi dimana harapan
kurikulum dan kenyataan di lapangan seringkali tidak sesuai. Guru memang ujung
tombak agen perubahan, namun guru tidak serta merta dapat adaptif terhadap
tuntunan perubahan ini. Bagaimanapun harus ada keseriusan dan kesinambungan
bahwa guru bukan satu-satunya sosok penanggung jawab sentral akan keberhasilan
Kurikulum 2013. Hal ini karena penerapan sistem pendidikan nasional adalah mata
rantai dimana dibutuhkan "kerja sama tim" yang padu. Jangan sampai
pendidikan akan kembali seperti labirin, dimana apapun kurikulumnya, masalahnya
itu-itu juga. Sudah waktunya bangsa Indonesia menjadi bangsa yang fokus
menggarap pendidikan sebagai sumber peradaban penting bagi terbentuknya
insan-insan yang mampu menghadapi tuntutan zaman yang serba cepat ke arah
perubahan yang lebih baik. Jadi, jika guru sudah memahami dan mampu
mengimplementasikan kurikulum 2013 dengan baik, maka diharapkan akan dihasilkan
output pendidikan yang kompeten.
Hal yang terakhir dan yang paling
penting adalah guru harus bisa mengevaluasi sejauh mana pembelajaran dikelas
berjalan dengan efektif dan hal-hal apa saja yang harus diperbaiki. Dengan
begitu, kesalahan dan kekurangan dalam pembelajaran dapat diminimalkan.
Berdasarkan apa yang telah penulis
paparkan diatas, dapat disimpulkan bahwa guru memiliki peranan penting dalam
mensukseskan implementasi kurikulum 2013, karena guru yang berinteraksi
langsung dengan peserta didik dalam proses pembelajaran. Namun, dalam kurikulum
2013 ini, guru bukan satunya-satunya sumber belajar dikelas akan tetapi lebih
mengarah kepada fasilitator dikelas yang mengarahkan peserta didiknya dalam
pembelajaran. Kurikulum dapat terlaksana dengan efektif dan efisien apabila ada
kesatuan dan kesinambungan antara komponen-komponennya.
DAFTAR PUSTAKA
Bahan Uji Publik
Rancangan Kurikulum 2013
Hidayat.(2013).Guru sebagai Agen
Perubahan dalam Pelaksanaan Kurikulum 2013. [online].
Keswara, Ratih. (2013). Guru jadi faktor utama kesuksesan
Kurikulum 2013. [online]. Tersedia:
http://nasional.sindonews.com/read/2013/04/01/15/733270/guru-jadi-faktor-utama-kesuksesan-kurikulum-2013 [2 April 2013]
Suryaningsih, Ana.(2010). Peranan guru
dalam pengembangan kurikulum. [online]. Tersedia:
Tim Pengembang MKDP Kurikulum dan
Pembelajaran. (2009). Kurikulum & Pembelajaran. Bandung: Jurusan Kurtekpen UPI.
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005
Tentang Guru dan Dosen
Langganan:
Komentar (Atom)